Pacing Pentul (COSTUS SPICATUS) Sebagai Tanaman Obat Keluarga

 

COSTUS SPICATUS


 

 

 

Nama Lain      : Pacing pentul. Di Jawa yaitu tumbuhan ini dikenal sebagai pacing, tepung tawar, poncang-pancing, dan bunto. Di Sumatera disebut tabar-tabar, kelacim, setawar, tawar-tawar, tebu tawar, tubu-tubu, sitawar, tawa-tawa, dan totar. Di Sulawesi, orang menyebutnya lingkuwas, lincuas, palai batang, tampung tawara, galoba utan atau tepu tepung, sedangkan orang Maluku mnyebutnya muri-muri, tebe pusa, tehu lopu, uga-uga dan tehe tepu

 

Keluarga : Zingiberaceae

 

Zat berkhasiat utama / isi        : Pacing pentul memilki kandungan senyawa bioaktifnya , baik berupa diosgenis, lupeol serta costunolide.

 

Penggunaan     : Bagian rimpang tumbuhan Pacing dapat digunakan sebagai obat luar dan obat dalam untuk mengatasi luka gigitan ular. Bagian daun yang masih muda dapat digunakan untuk menyuburkan rambut. Umbi Pacing banyak mengandung pati dan serat. Bagian umbi dapat digunakan untuk mengobati perut busung (aseites) dan infeksi saluran kencing. Tanaman Pacing juga memiliki beberapa efek farmakologis di antaranya yaitu sebagai peluruh air kemih (diuretik), antitoksik, menghilangkan gatal (antipruritus) dan peluruh keringat (diaforetik). Selain mengobati rematik, Pacing juga dapat mengobati penyakit lepra, penyakit kulit, asma, anemia, hingga perut kembung. Secara tradisional tanaman pacing dimanfaatkan sebagai alat kontrasepsi. Masyarakat Wawoni di Sulawesi tenggara telah memanfaatkan seduhan daun Pacing pasca melahiran. Menurut penelitian infusa Pacing memberikan efek antifertilitas atau menurunkan jumlah spermatozoa 16-38%.

 

Bagian yang digunakan  : Rimpang, daun yang masih muda, umbi

Tempat Asal  : Pacing mrupakan tumbuhan asli Asia Tenggara, mulai India ke Cina sampai Queensland. Tersebar luas di Mauritius, Réunion, Fiji, Hawaii, Kosta Rika, Belize, Melanesia, Mikronesia, dan Hindia Barat.


Morfologi    : Tanaman pacing pentul memiliki bunga yang indah berwarna putih serta kelopak merah tumbuh tegak dengan tinggi bisa mencapai 0,5 meter hingga 3 meter. Tanaman pacing pentul bisa tumbuh di daratan rendah hingga pegunungan di ketinggian 1.200 mdpl serta di tempat yang lembab terlindung dari sinar paparan matahari. Tanaman pacing pentul bisa tumbuh di alam liar, selain itu kerap dijadikan sebagai tanaman penghias rumah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pucuk Merah Sebagai Tanaman Obat Keluarga

Temulawak Sebagai Tanaman Obat Keluarga